| UCAPAN SELAMAT PADA HARI IED |
|
|
|
| Ilmu Agama - Fiqih dan Ibadah | |||
| Ditulis oleh Ryan Sofyan | |||
|
Saturday, 21 Jamadil Akhir 1428 UCAPAN SELAMAT PADA HARI IED
Oleh : Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al Halabi Al Atsari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya tentang ucapan selamat pada hari raya maka beliau menjawab [1] : "Ucapan pada hari raya, di mana sebagian orang mengatakan kepada yang lain jika bertemu setelah shalat Ied : Taqabbalallahu minnaa wa minkum "Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian" Dan ( Ahaalallahu 'alaika), dan sejenisnya, ini telah diriwayatkan dari sekelompok sahabat bahwa mereka mengerjakannya. Dan para imam memberi rukhshah untuk melakukannya seperti Imam Ahmad dan selainnya, akan tetapi Imam Ahmad berkata : Aku tidak pernah memulai mengucapkan selamat kepada seorangpun, namun bila ada orang yang mendahuluiku mengucapkannya maka aku menjawabnya. Yang demikian itu karena menjawab ucapan selamat bukanlah sunnah yang diperintahkan dan tidak pula dilarang. Barangsiapa mengerjakannya maka baginya ada contoh dan siapa yang meninggalkannya baginya juga ada contoh, wallahu a'lam.[2] Berkata Al Hafidh Ibnu Hajar[3] : "Dalam "Al Mahamiliyat" dengan isnad yang hasan dari Jubair bin Nufair, ia berkata : "Para sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bila bertemu pada hari raya, maka berkata sebagian mereka kepada yang lainnya : Taqabbalallahu minnaa wa minka (Semoga Allah menerima dari kami dan darimu)". Ibnu Qudamah dalam "Al-Mughni" (2/259) menyebutkan bahwa Muhammad bin Ziyad berkata : "Aku pernah bersama Abu Umamah Al Bahili dan selainnya dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Mereka bila kembali dari shalat Id berkata sebagiannya kepada sebagian yang lain : Taqabbalallahu minnaa wa minka Imam Ahmad menyatakan : "Isnad hadits Abu Umamah jayyid (bagus)" [4] Adapun ucapan selamat : (Kullu 'aamin wa antum bikhair) atau yang semisalnya seperti yang banyak dilakukan manusia, maka ini tertolak tidak diterima, bahkan termasuk perkara yang disinggung dalam firman Allah. "Apakah kalian ingin mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik.?" _________ Foote Note [1]. Majmu Al-Fatawa 24/253 [2]. Al Jalal As Suyuthi menyebutkan dalam risalahnya " Wushul Al Amani bi Ushul At Tahani" beberapa atsar yang berasal lebih darisatu ulama Salaf, di dalamnya ada penyebutan ucapan selamat [3]. Fathul Bari 2/446 [4]. Lihat Al Jauharun Naqi 3/320. Berkata Suyuthi dalam 'Al-Hawi: (1/81) : Isnadnya hasan [Disalin dari buku Ahkaamu Al Iidaini Fii Al Sunnah Al Muthahharah, edisi Indonesia Hari Raya Bersama Rasulullah, oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari, terbitan Pustaka Al-Haura', penerjemah Ummu Ishaq Zulfa Husein] Terakhir Diperbaharui ( Tuesday, 25 Ramadan 1430 13:47 )
|
Kata Mutiara
Bersabda Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam, "Barangsiapa yang obsesinya adalah akhirat, tujuannya akhirat, niatnya akhirat, cita-citanya akhirat maka dia mendapatkan tiga perkara : - pertama, Allah menjadikan kecukupan dihatinya - yang kedua..., Allah mengumpulkan urusannya - yang ketiga, dunia datang kepada dia dalam keadaan dunia itu hina (dunia datang sendiri kepada kita tanpa perlu kita kejar) dan barangsiapa yang obsesinya adalah dunia, tujuannya dunia, niatnya dunia, cita-citanya dunia, maka dia mendapatkan tiga perkara : - yang pertama-tama, Allah menjadikan kemelaratan ada didepan mata - yang kedua, Allah mencerai-beraikan urusannya - yang ketiga, dunia tidak datang kecuali yang ditakdirkan untuk dia saja" HR. At Tirmidzi dan lain-lain (Hadits Shahih) |
Produk Terbaru UswahShop
IT News
Komentar Terbaru
Pengunjung






![]() | Hari ini | 193 |
![]() | kemarin | 209 |
![]() | Minggu ini | 1146 |
![]() | Minggu lalu | 1314 |
![]() | Bulan ini | 5022 |
![]() | Bulan lalu | 5274 |
![]() | Semua hari | 26139 |
IP Kamu: 38.107.191.111
,
Tanggal : 29 Jul , 2010
















Bid'ah zaman Rosulullah g ...
subhanallah...nasihat yang ...
Internet bukan termasuk aga...