|
Saturday, 27 Syawal 1430 Cinta dan Nafsu
Apakah Anda sedang bercinta ? Orang yang sedang bercinta karena dorongan nafsu ( romantis ) akan kehilangan cinta,bila pasanganya berpaling muka. Cinta yang berdasarkan nafsu tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu , hendaklah Anda senantiasa bersikap waspada supaya cinta kita tidak membabi buta dan menyengsarakan Anda. Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam, mengajak kita merenung dan berfikir sebagaimana di sebutkan ,'' Cinta Anda terhadap sesuatu menyebabkan Anda buta dan tuli. Nah berhati-hatilah, jangan sampai kita terjerumus karna cinta, jadikan cinta utama kita pada Allah yang Maha mencintai hambanya. selamat bercinta he he he he......................
SIFAT TERGESA-GESA BERSUMBER DARI SETAN Seperti yang dikatakan Ibnul Qayyim , sikap tergesa-gesa itu kurang bagus karna sikap tersebut merupakan cerminan bagi seseorang yang kurang berfikir dan kurang hati-hati sehingga hilang kemantapan, ketenangan dan kesabaranya. Akibatnya, ia meletakkan sesuatu bukan pada tempatnya serta mendatangkan keburukan dan menhalangi kebaikan. Sifat tersebut lahir dari dua akhlak yang tercela, Yaitu mengabaikan dan tergesa-gesa sebelum waktunya.Selain itu ada tiga syarat yang menjadi kriteria perbuatan tersebut tercela 1. Perbutan yang dilakukan berupa ketaatan kepada Allah subhanahu wata'ala. 2. Perbuatan tersebut di lakukan tanpa melalui perencanaan dan pertimbangan yang mantap. 3. Perbuatan tersebut dilakukan karena terlalu khawatir akan cepat hilang suatu kesempatan waktunya cukup banyak untuk berbuat lebih hat-hati Semoga kita tidak termasuk orang yang memiliki sifat tergesa-gesa. UNTUNGNYA MENGENDALIKAN DIRI Dibalik musibah atau kesedihan yang tengah melilit kita semua selalu ada kebaikanya, secercah harapan, jalan keluar serta pahala, karenanya, kendalikan diri Anda dalam berbagai kesulitan yang di hadapi selanjutnya, bersiaplah mendapat keuntungan yang besar sebagai imbalanya. Buktinya,? Ketika Rasulullah saw, di usir dari mekah, beliau memutuskan untuk menetap di madinah, dan kemudian berhasil membangunya menjadi sebuah negara yang sangat akrab di telinga dan mata sejarah. Ahmad bin Hambal pernah di penjara dan di hukum dera,tetapi karna kendali dirinya pula, ia kemudian menjadi imam salah satu mahzab. Ibn Taimiyah pernah di penjara, tetapi justru di penjarah itulah ia banyak melahirkan karya. As-Sarakhsi pernah di kurung di dasar sumur selama bertahun tahun,tetapi di tempat itulah ia berhasil mengarang buku sebanyak dua puluh jilid. Bukti lainya, ketika Ibnul Atsir di pecat dari jabatan, ia berhasil menyelesaikan karya besarnya yang berjudul Jami'ul Ushul dan An-Nihayah. Dalam perkembanganya kitab ini menjadi salah satu buku paling terkenal dalam hadits. Pengalaman Ibnu al-Jauzy tak kalah seru.Ia justru menguasai qira'ah sab'ah setelah di asingkan dari Bagdad.Cerita Malik Ibn ar-Raib lain lagi, meski menanggungsuatu penyakit yang mematikan, namun ia mampu melahirkan syair-syair yang sangat indah tak kalah dengan karya-karya para penyair besar zaman Abbasiyah. Lalu, ketika anak Abi Dzuaib al-Hudzali mati meninggalkanya seorang diri, ia justru mampu menciptakan nyanyian-nyanyian puitis yang mampu membekam mulut zaman, membuat setiap pendengarnya tersihir, dan memaksa sejarah itu untuk selalu bertepuk tangan saat mendengarkanya kembali. HIKMAH MEMELIHARA DIRI DARI MEMINTA MINTA Orang yang bermrtabat adalah orang yang menampakkan bahwa tidak memerlukan bantuan Orang lain, tetapi dia tidak menolak pemberian orang lain. Allah swt penuhkan hati orang itu dengan rasa kecukupan. Barang siapa bersabar dan tidak menerima pemberian, maka dialah yang memperoleh puncak kemenangan, karena kesabaranlah yang mencakup segala keutamaan budi. Abu Said al-Khudry ra, berkata,'' Bahwasanya segolongan sahabat dari kaum Anshar meminta sesuatu pada Rasulullah, dan Nabi memberikanya. Kemudian mereka meminta lagi kepada Rasulullah, lalu beliau memberikanya pula, sehingga tidak ada lagi yang tersisa. Maka Nabi bersabda,,'' harta yang aku miliki tidaklah sekali-kali aku menyimpanya untuk orang lain dari kamu. Barang siapa memelihara diri dari meminta minta, niscaya Allah memeliharanya dari yang haram. Dan barng siapa memohon kecukupan kepada Allah niscaya Allah akan memberi kecukupan kepadanya. Dan barang siapa bersabar menerima penderitaan, niscaya Allah memberi kepadanya kesabaran yang lebih baik dan luas selain sabar.'' Hadits ini menganjurkan kita supaya memelihara diri dari yang haram dan menyuruh kita bersabar atas kesempitan hidup dan penderitaan lainya.
|
Bid'ah zaman Rosulullah g ...
subhanallah...nasihat yang ...
Internet bukan termasuk aga...